Tubuh Penuh Lubang

Tubuhku penuh lubang
Lubang-lubang sebesar jurang

Liang telingaku penuh onak
Onak yang halangi jalan darah masuk otak

Otakku penuh duri
Duri-duri runcing tembus telinga kanan kiri

Hatiku penuh rongga
Rongga-rongga serupai kolong-kolong menganga

Lubang dan rongga
Onak dan duri
Lumpuhkan raga
Lumpuhan hati

Mencari pada tiap selipan selipan pojok hati
Pada sela-sela onak penuh duri
Keluar masuk lubang dan rongga
Pada tiap jengkal raga

Penantian panjang penuh resah
Seberkas sinar Yang Kuasa dalam genggam
Masih juga harus kuasah
Tuk terima sinyal dariNya lebih menajam

Akaike, 20140423
Matahari tersenyum manis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s