Ngiri Pada Orang Jepang

Sambil pegangan, satu persatu seorang nenek menuruni tangga menuju peron subway, aku perkirakan 80 tahun lebih. Duduk menunggu, di sebelahnya juga nenek-nenek lebih tua, lebih bongkok, dengan tongkat digenggamannya. Juga seorang diri menunggu kereta datang.

Saat menunggu bis, ada beberapa orang tua sedang berbincang, dua orang diantaranya nenek-nenek membawa tas yang didorong-dorong. Tas berbentuk trolly mini itu banyak sekali fungsinya. Selain sebagai tongkat berkaki 4 atau 3 juga sebagai tas. Biasanya tas yang permanen pada trolly itu berisi air minum, payung, dan baju hangat. Ada juga yang bentuknya lebih dimodifikasi, tas itu juga bisa berfungsi sebagai tempat duduk.

Dalam sebuah gerbong kereta, seorang kakek masih juga terlihat sehat, walau bisa dipastikan lebih dari 85 tahun, memegang tas belanjaan, juga sendiri. Di pojok gerbong, di tempat duduk khusus juga ada seorang tua, dandanannya necis banget dan terkesan madam-madam high class. Juga sendiri, tanpa ada anggota keluarga yang menemani. Semuanya, berkisar usia 80 tahun ke atas.

Kesadaran mereka terhadap kesehatan begitu besar, terbukti dengan para orang tua ini yang masih terlihat banyak yang sehat-sehat. Negara ini begitu baiknya pada sistem kesehatan, terbukti info kesehatan yang diperoleh sejak SD, terus dilakukan samai tua.

Tetapi bukan karena hal ini aku ngiri pada mereka. Karena bagaimana pun juga Indonesia dan Jepang tidak bisa diperbandingkan, apalagi dalam hal sistem yang berlaku dalam sosial masyarakat. Ada hal-hal lain yang membuatku iri pada mereka.

Sempat aku merasa ngiri banget, melihat orang-orang Jepang ini. Mereka setiap saat berkesempatan memiliki nasihat pasif. Betapa tidak, karena setiap saat mereka bisa melihat pemandangan para manusia tua ini berseliweran tanpa mengenal waktu dan tempat. Mereka seperti melebur dengan yang muda. Berkegiatan sama. Yakni bepergian dengan tujuan yang sama, dan juga tidak mesti harus ada seseorang yang menemani..

Sempat juga aku merasa ngiri banget, melihat orang-orang Jepang ini. Mereka setiap saat berkesempatan memiliki suntikan semangat untuk hidup sampai seribu tahun. Betapa tidak, karena orang-orang tua itu selalu menyuguhi pemandangan yang bisa memompa semangat hidup sampai tua.

Tapi apakah mereka sependapat dengan isi kepalaku, terutama manusia mudanya? Entahlah…Karena kondisi yang  membentuk piramida penduduknya terbalik ini, menyebabkan kecenderungan mereka untuk membenci para orang tua itu ada. Kenapa begitu? Ya! Karena mengingat hasil pajak dari hasil mereka bekerja sekuat tenaga itu. Fenomena 1 tenaga yang masih produktif seperti dirinya, menopang 4 orang tua, pastilah mules itu rasa perut kalau melihat para orang tua ini.

Dan ironisnya seiring dengan fenomena itu, muncul fenomena lain. Meningkatnya kasus bubuh diri akibat strees kerja dan strees karena merawat orang-orang tua yang tidak juga dipanggil Yang Kuasa walau sudah dalam keadaan tergolek lemah di tempat tidur. Itulah ironis yang muncul diantara nilai-nilai positif. Di bagian dunia lainnya pun akan bisa ditemui ironis senada ini.

Yang jelas, jika aku duduk berhadapan dengan para orang tua ini, hanya ngiri pada orang Jepang. Ngiri karena mereka setiap saat bisa melihat refleksi diri sendiri dalam dimensi kurun waktu beberapa puluh tahun mendatang. Karena kita semua menuju kearah sana, kearah menua. Dan Ngiri pada mereka yang selalu setiap saat mendapat suntikan semangat untuk menghargai hakekat sebuah kehidupan. 

Akaike 2013 10 29//19C//selarut malam dan selarut relung kalbu

2 thoughts on “Ngiri Pada Orang Jepang

  1. Apa yg sy pikirkan trnyt sama yaah dgn org2 indonesia lainnya yg tinggal d negeri sakura ini.. Iri dengan mereka yg setiap hr selalu disuguhi keindahan alam yg selalu menjadi suntikan semangat setiap hari.. Tidak terasa 10 bln berada d negeri ini akan segera berakhir. Berharap suatu saat bisa kembali k snii

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s