Semakin Dekat, Semakin Berbobot

1375646835766182102 Gambar 1: Papan petunjuk yang siap menyambut pengunjung

Berjalan kaki, meyusuri tempat yang satu ke tempat yang lain, betul-betul menjadikan aku merasakan gesekan secara langsung dengan suasana sosial masyarakatnya. Kali ini, aku  berjalan memutari danau irigasi Miyoshi, biasa disebut Miyoshi-ike 三好池. Lokasi danau ini ada di tengah-tengah kota Miyoshi, sebuah kota kecil yang berbatasan dengan kota Toyota, Prefectur Aichi (Jepang bagian Tengah), sebetulnya dekat banget dengan apartment lama (Eiraku-sho), tapi entah kenapa, dulu waktu tinggal di kota itu tak pernah sekali pun mencoba jalan mengelilingi danau irigasi itu, yang ternyata setelah dilakoni waaahh lumayan,..4,5 km.  Luas bendungan Miyoshi 41 ha, berhubungan juga dengan sungai Kisogawa. diresmikan tahun 1958

Danau itu menjadi pusat kegiatan olah raga dan salah satu tempat rekreasi warga kota Miyoshi. Saat ini bertepatan dengan awal musim panas, jadi ada berbagai kegiatan. Dalam waktu yang bersamaan, ada pertandingan persahabatan base-ball dewasa, latihan pencarian bibit untuk olah raga dayung tingkat SMP, kegiatan pramuka tingkat SD, jalan sehat yang diselenggarakan pemerhati penderita down-syndrom. Dan di bagian danau yang paling masuk, kayak seolah-olah masuk hutan lindung kecil, kami temukan beberapa pemancing.

13756461671470185159

gambar 2: pintu air Miyoshi Ike

Aku sempat mengamati dan merekam masing-masing kegiatan pada suatu hari minggu itu. Diawali dari sistem fungsi secara fisik danau irigasi, bagus banget penanganannya. Dari sisi pintu air yang dialirkan untuk sawah-sawah yang besarnya biasanya tidak ‘besar’ (semuanya berukuran kecil, jika dibandingkan dengan sawah-sawah di Indonesia), di seberangnya, ada satu pintu satu lagi untuk menampung aliran air dari pengolahan pusat pengolahan limbah rumah tangga sekitar danau itu.

Tagihan yang harus kita bayar berkenaan dengan pemaian air bersih untuk keperluan rumah tangga, selain pemakaian air bersih dikenakan juga biaya pengolahan air limbah sesuai dengan jumlah pemakaian masing-masing rumah tangga. Patut diacungi jempol, dengan sistem seperti itu, kita sebagai konsumen juga ikut bertanggung jawab akan limbah yang sudah kita hasilkan. Dengan begitu, pada saat pakai akan berhati-hati, mengingat kita harus bayar bagian pasca pemakaian.

1375646401452866104 Gambar 4: pemandangan lapangan baseball dari bagian atas bendungan

Waktu melintasi lapangan tempat pertandingan baseball, aku jadi bisa merasakan bahwa mereka sangat menjaga komunitas yang sudah mereka rintis sejak lama. Padahal hanya pertandingan persahabatan antar klub-klub dewasa yang sebagian sudah menjelang manula. Tapi terlihat tertata rapi banget. Pada masing-masing team didirikan tenda untuk para keluarga yang datang menjadi suporter, sekalian untuk menggelar bento bekal makan siangnya. Yaa,…mereka bekerja dengan perencanaan yang matang, sekali pun itu hal kecil menurut orang di luar komunitas tersebut.

1375646447395595352 Gambar 4: pencarian bibit olah raga dayung

Waktu akan memulai mengelilingi danau pandanganku tertuju pada beberapa perahu kecil, mirip sebuah kano, banyak sekali bertebaran di tengah-tengah danau. Sesekali terdengar teriakan-teriakan penyemangat. Ooo,..ternyata mereka lagi latihan pertandingan untuk mencari bibit atlit dayung. Aku jadi berpikir,…kerja keras mereka ini yang menjadikan Jepang menjadi besar, bukan ujug-ujug, tapi dimulai tataran terendah pun keseriusan terlihat tajam. Dan tentu saja fasilitas yang disediakan pemerintah daerah sangat mendukung, Misalnya di dekat home-base kegiatan dayung itu ada tempat penyimpanan puluhan atau bahkan ratusan kano beserta juga tempat perawatannya. Dan rupanya tiap individu terbiasa bertanggung jawab dengan apa saja yang dipegangnya, terlihat cara memperlakukannya sangat baik

13756466631159616246 Gambar 6: Kuil Shinto mini

Waktu berpapasan dengan penderita down syndrome di sekitar kuil Shinto mini, yang cukup mengagetkan, pesertanya terdiri dari berbagai usia. Orang-orang sekeliling penderita berusaha menampilkan si penderita seolah-olah bukan orang yang kekurangan. Sepertinya ada kewajiban seorang anggota keluarga yang menyertai si penderita. Seolah penderitaan yang bersangkutan berbagi dengan orang-orang terdekat. Sehingga secara psikologis, beban keluarga berkurang, karena merasa tidak perlu menyembunyikannya.

Ada bagian danau yang seperti masuk kawasan hutan, setelah diperhatikan, bagian danau itu mungkin danau yang asli, dan digabung dengan danau irigasi. Oleh sebab itu nyaman banget suasananya untuk memancing. Beberapa terlihat pemancing dengan alat pancing yang woow…, dan rata-rata mereka datang bermobil.

Sampai pada ujung danau, terlihat para pramuka cilik, lucu sekali. Dan seragamnya gugus yang satu dengan yang lain, tidak sama. Jadi inget anak-anak kita yang tiap hari tertentu memakai seragam pramuka, tapi bukan sebagai anggota pramuka yang sebenar-benarnya. Hanya mengikuti aturan sekolah saja.

Semua yang aku lihat, aku rekam dalam pikirku, bukanlah semata untuk merasakan suatu ketidak-puasan sebagai anak bangsa, bangsa Indonesia. Bukan!!, tapi lebih kearah suatu pembelajaran cara pikir yang mungkin bisa diadopsi sesuai dengan karakter bangsa kita yang beragam tapi tetap bersatu. Misalnya, cara pengolahan limbah air rumah tangga mungkin bisa diterapkan, untuk secara tidak langsung mengurangi bahaya banjir, karena penanganan limbah sudah dicontohkan dengan melibatkan situasi rumah yang merupakan skup terkecil masing-masing individu.

Yang lain adalah, cara pemanfaatan yang maksimal dari semua fasilitas yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah daerah. Dan tentu saja, pemerintah dengan bangganya menunjukkan fasilitas yang terwujud utuh sesuai anggaran. Dan yang lebih penting lagi, pembelajaran cara pikir yang menghargai apa pun itu, bukan merupakan tanggung jawab segelintir tapi setiap individu bangsa. Ya, bisa dimulai dari yang terdekat dengan kita, yang terdekat adalah yang berbobot berat, karena yang terdekat itu yang setiap saat tertangkap mata kita.

sumber foto: http://damsroom.web.fc2.com/Dam_miyoshiike_frame.html

2013 08 05, 05:05,…mendung 32 der,…puasa tinggal 3 termasuk hari ini,…..semoga lancar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s