Tidur ?…Silahkan…

Mengamati suasana perkuliahan kampus di Jepang sangat menarik, apalagi jika dalam kelas itu kita satu-satunya mahasiswa asing.  Saat mengikuti sebuah perkuliahan atau seminar. jika pada sampai puncaknya mengantuk, memilih yang mana? Tidak perlu menahan kantuk, dan terus bablas tidur ataukah menahan kantuk dengan cara ngobrol ? Keduanya memang bukan merupakan pilihan yang tepat. Di ruang kuliah di negara Jepang ini, tidur lebih dimaklumi daripada ngobrol yang terkesan tidak menghargai ilmu yang dimiliki dosennya.

Saat ini aku berada kondisi mendua. Berposisi sebagai mahasiswa asing dan sebagai dosen Native mengajar Bahasa Indonesia. Kegiatanku dalam semester ini, tiap hari Rabu adalah jadwalku menjadi seorang mahasiswa yang duduk manis bareng orang Jepang mendengarkan dosen ngomong. Dan hari Jumat adalah saatnya aku berubah bentuk menjadi dosen memberikan kuliah Bahasa Indonesia pada mahasiswa Jepang.

Kalau pas aku berposisi sebagai mahasiswa, dan pada saat itu merasa moodnya naik ingin mendengarkan penjelasan dosen, sangat tertolong dengan kondisi kelas yang tenang. Apalagi dengan segala keterbatasan kuping sebagai orang asing dan keterbatasan mata untuk menangkap tulisan yang pating plungker itu. Lirik sana, lirik sini, apakah semua warga kelas memperhatikan dosennya? Oooo..tidak,…apalagi kalau Mata Kuliahnya susah, dan habis makan siang, dan sederet alasan lainnya.

Bagaimana cara menghormati dosen, dan memberikan toleransi pada orang lain untuk mendengarkan, itu yang dipentingkan dalam hal ini. Pada saat itu mengobrol adalah jalan keluar yang paling buruk. Mereka lebih memaklumi orang yang merem sambil menundukkan kepala. Apakah tidak ada yang bermain HP atau berdandan di kelas?. Ada…!! Apalagi kalau kelasnya gede, apalagi kalau dosennya tidak galak, tetapi yang jelas, kelas lebih banyak tenangnya. Dan jika dosen sudah menegur karena dirasa sudah kelewat batas, kelas akan cepat balik ke kondisi tenang, bahkan beberapa kelas yang pernah aku ikuti, terkesan kelas yang mati.

Yang menjadikan heran, walaupun dalam kantuknya, mereka rata-rata masih bisa menjawab atau memberikan komentar, jika ada pertanyaan jatuh padanya. Tapi itu juga tergantung kelihaian dosennya dalam memberikan pertanyaan. Ada juga mahasiswa yang secara jujur mengatakan tidak menyimaknya, karena kelelahan mengikuti kegiatan ekstrakulikuler atau kerja part time. Yang masih menjadi penasaran dalam hatiku, apakah jawaban mereka itu bener-bener pas ataukah hanya toleransi dosennya yang menyadari kalau cara mengajarnya membosankan. Karena memang jarang orang Jepang yang pandai mempresentasikan materi yang dikuasainya, mungkin karena karakter orang Jepang. Jadi, tidak jarang kelas terkesan one way communication.

Saat aku berposisi sebagai dosen, ternyata juga tertolong sekali dengan adanya suara tunggal yang keluar dari bibirku saja sebagai pengajar. Kecuali pada kelas percakapan yang memang diharuskan bercakap-cakap. Dengan begitu aku merasa lebih bisa konsen untuk menyampaikan materi, tidak dirusuhi dengan gemrenggeng suatu obrolan.

Ada baiknya kita mengambil jalan tengah, Tidak seperti orang Jepang yang merem terkesan tidak menghargai atau seperti orang Indonesia ngobrol sekena hatinya yang terkesan lebih tidak menghargai lagi. Kalau mau mengambil posisi sebagai pendengar pasif, cobalah memberikan apresiasi pada si pembicara, dengan cara menahan ngomong atau komentar sampai saatnya berdiskusi tiba. Karena dengan begitu, juga memberikan kesempatan lebih banyak pada pendengar aktif untuk memperoleh sebuah info dari si pembicara. Dengan tidak ngobrol, juga memberikan pembicara untuk lebih bisa berkonsentari mentransfer info, ujung-ujungnya kita juga akan dapatkan trasferan info yang lebih banyak. Hanya dengan menahan ngobrol, kita sudah berbuat baik pada banyak pihak. Tidak susah kok untuk berbuat baik itu.

Akaike,…20130725,…mendung berawan 32 der C,….leha-leha di rumah sambil pegang kepala biar ga ambyar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s