Sushi 寿司, Untuk Nyatakan Rasa Syukur

137430016171631852

Apa itu sushi? Kata sushi berasal dari dua huruf kanji yaitu, 寿司. Menurut kijou jiten, kanji 寿memiliki dua arti, jika dibaca kotobuki berarti semoga panjang umur, jika dibaca kotohogu berarti selamat atas suatu  kesuksesan. Dan kanji 司 dibaca tsukasa, berarti jabatan dari suatu profesi. Jadi, sushi adalah makanan yang disantap oleh para kalangan atas yang meraih kesuksesan. Sampai sekarang pun Sushi menjadi bagian penting dalam keseharian masyarakat Jepang. Mereka makan sushi rame-rame bersama teman dan keluarga, untuk merayakan rasa syukur di waktu-waktu spesial untuk merayakan kelulusan, festival hari anak dan lain sebagainya.

Sushi adalah salah satu makanan khas yang bisa dikatakan mewakili makanan Jepang. Ciri khas sushi adalah nasi yang dicampur cuka, gula, garam. Nasi yang telah tercampur dimakan dengan berbagai cara, misalnya dengan cara meletakkan ikan mentah diatas nasi yang dikepal kecill, atau dengan 5 macam lauk yang dicampur menjadi satu, atau dengan dibungkus nori, atau dengan dimasukkan ke dalam kulit tahu goreng, dan lain sebagainya. Akhir-akhir ini sushi telah menjadi makanan favorit banyak orang  di luar negaranya, termasuk Indonesia.

Sushi, pada awalnya merupakan metode pengawetan ikan yang dilakukan dengan cara membungkus ikan didalam nasi dan garam, lalu dibiarkan mengalami proses peragian selama dua bulan sampai setahun. Setelah proses fermentasi, nasinya dibuang dan ikannya yang telah terfermentasi dimakan. Seiring perkembangan jaman, sejak jaman Edo (abad 19) sushi dibikin dengan yang lebih cepat, dilakukan dengan mencampur cuka sehingga nasinya dapat juga bisa dimakan. Sushi seperti itu, lebih berkembang lagi, setelah dipopulerkan oleh penggemar Kabuki (teater tradisional yang semua pemainnya laki-laki). kebiasaan menikmati saat  menyaksikan Kabuki, menjadi tren. Kemudian berkembang sebagai jajanan umum, tanpa mempersoalkan status sosial.

13743342731628265544

1374334229650250319

Di jaman modern sekarang ini, terbagi 2, yakni, restoran sushi cara tradisonal, yakni koki sushi langsung membuatnya di depan pengujung. Harganya bervariasi, sepotongnya antara 300~800 Yen/ potong (gambar kanan).  Jenis lainnya, 回転寿司, restoran sushi yang penyajiannya sudah modren, diletakkan di ban berjalan memutari pengunjung, rata-rata 105 Yen/ potong (gambar kiri).

JENIS   SUSHI: 1. Gomoku zushi  (sushi lima rasa) - 五目寿司

Dinamakan gomoku zushi, karena sushi jenis ini terdiri dari lima rasa. Cara membuatnya, di atas nasi yang telah dicampur garam dan cuka dan gula ditaburi 5 bahan yang berasa beda sama sekali satu dengan yang lain. Yaitu, telor dadar yang diiris tipis, nori yang diiris tipis, wijen putih, sayuran: wortel, renkong (akar teratai), jamur shiitake, kikurage (jamur kuping), suiran daging ikan yang telah dipanggang atau udang atau belut laut panggang. Cara menyajikannya dilengkapi dengan jahe asam manis, jahe yang sudah dijadikan semacam acar dan manisan, biasanya diberi pewarna merah.

2. Matsuri zushi (sushi perayaan) - 祭り寿司

13743003751182823318 1374331364325558369

Matsuri zushi ini sudah sangat berbeda penyajiannya, dengan jaman dulu. Gambar di atas adalah salah satu contohnya. Matsuri zushi  disajikan pada saat mereka merayakan festival yang berkaitan dengan ajaran agama shinto. Pada masa sekarang, matsuri sushi banyak didapat ditoko-toko sushi yang khusus menjual matsuri sushi yang disesuaikan dengan  perayaannya. Misalnya perayaan Hina Matsuri, diperingati setiap tanggal 3 Maret untuk merayakan festival anak perempuan. Yang menjadi ciri dari Hina matsuri adalah pajangan boneka Hina di rumah-rumah yang memiliki anak perempuan. Pada saat tersebut matsuri sushi yang dijual berbentuk menyerupai boneka Hina.

3. Nigiri sushi  (sushi kepal) - 握り寿司 

1374300659370002799Nigiri sushi terdiri dari kanji 握 , berarti mengepalkan tangan. Dinamakan Nigiri sushi karena membuatnya dengan cara mengepal-ngepalkan bahan dalam tangan, sebesar kepalan tangan orang dewasa. Jenis ini berbentuk sushi yang dapat dimakan sekali suap, dikepal menjadi bulat telor kemudian dilumuri wasabi (Japanesse horseradish) yang pedasnya menusuk penciuman, lalu dibalut dengan irisan ikan mentah atau kerang mentah. Ikan mentah yang paling digemari adalah maguro (sejenis ikan tongkol). Tai (sea bream), makajiki (sword fish), katsuo (bonito), suzuki (sea bass), dan juga ebi (udang) ikura (telor ikan salmon), tako (gurita), ika (sotong), unagi (belut), awabi (abalone), torigai (cockle). Sebagai penyedap, sebelum makan biasanya sushi dicelupkan ke dalam kecap asin.

4. Makizushi (sushi gulung) - 巻き寿し

13743338271875174892

Terdiri dari kanji 巻dibaca maki, berarti dililit atau digulung pada bagian paling luar. Yang menjadi ciri khas dari makizushi adalah nori (ganggang atau rumput laut yang sudah berbentuk lembaran) yang dijadikan pembungkus. Untuk membuatnya, nasi yang sudah dibumbui cuka diratakan di atas selembar nori yang telah dipanggang, lalu selembar irisan ikan mentah atau sayuran diletakkan di atasnya. Diperlukan alat seperti tikar bambu kecil, digulung, sehingga sushi berbentuk silinder. Sushi yang berbentuk silinder ini kemudian dipotong-potong.

5. Temaki zushi (sushi kepal bentuk segitiga) - 手巻き寿司

Terdiri dari kanji 手 dibaca te, berarti: tangan dan kanji 巻dibaca maki, berarti dililit atau digulung pada bagian paling luar. Temaki zushi adalah versi lain dari jenis makizushi.   Cara membuatnya adalah lembaran ganggang laut serta bumbu-bumbu lainnya digulung dengan tangan tanpa bantuan tikar bambu dan dibentuk menyerupai kerucut. Orang-orang Jepang banyak memanfaatkan temakizushi sebagai bekal makan siang waktu piknik.

6. Chirashi zushi (sushi ‘berantakan’) - 散らし寿司

Terdiri dari kanji 散dibaca chirashi, yang berarti bertebaran. Dinamakan dengan istilah ‘berantakan’ karena, nasi yang sudah dibumbui tersebut dicampur dengan irisan bahan-bahan seperti misalnya telor dadar. Jenis sushi ini mempunyai dua versi lokal. Versi Tokyo mempergunakan makanan laut yang mentah maupun makanan laut yang masak, telor dadar, dan sayuran matang, yang diletakkan di atas semangkuk nasi yang telah dibumbui cuka dll, dan disampingnya disediakan kecap asin untuk mencelupkan sushi. Versi Osaka terdiri dari cincangan makanan laut matang dan sayuran yang dicampur degan nasi yang sudah dibumbui dengan cuka dll. Di atasnya ditaburi irisan tipis telor dadar.

7. Oshizushi (sushi cetakan) - 押し寿司

1374333232638770946

Terdiri dari kanji 押dibaca oshi , berarti tekan atau dorong. Merupakan makanan khas dari daerah Kansai, meliputi kyoto, Kobe, Osaka. Cara membuatnya dengan mencetak nasi yang telah dicukai bersama-sama lapisan ikan mentah dan bahan – bahan yang lain ke dalam cetakan kayu berbentuk panjang, dan kemudian setelah dikeluarkan diris  dalam ukuran sekali suap.

8. Inarizushi  (sushi bungkus kulit tahu goreng) - 稲り寿司

13743340401282147452

Terdiri dari kanji 稲dibaca Inari, berarti hasil panen yang melimpah. Pada awalnya inarizushi ini dibuat khusus untuk menyambut perayaan hasil panen untuk memuja dewa padi. Tetapi, saat sekarang ini telah menjadi menu sehari-hari. Karena praktis, inarizushi ini juga menjadi menu piknik yang favorit. Dibuat dari kantung yang terbuat dari tahu goreng, dan diisi dengan nasi yang telah diberi cuka dan dicampur dengan biji poppy dan biji wijen. Gambar kanan ini hasil kreasi Inarizushi yang berbentuk beruang.

Tampaknya, perkembang sushi ini amat pesat. Beberapa tahun lalu sebelum tinggal di Nagoya, restoran yang menyediakan menu sushi ini amat terbatas sekali, di Surabaya, kalau ada pun di hotel-hotel berbintang. Setelah kepulangan kemarin, jadi bingung sendiri, beberapa teman dan keponakan mengajak tuk makan sushi, dan rupanya sudah menjadi lifestyle anak-anak muda di perkotaan. Memang belum pernah makan sih, cuman kebayang, Surabaya yang panas dengan makan ikan mentah ini pastilah mengadung resiko tinggi. Tapi bagaimana pun juga  cara makan yang praktis, dan bahan topping yang sebagian besar dari ikan mentah ini  adalah merupakan daya tarik tersendiri bagi orang asing.

Akhir-akhir ini beberapa restoran sushi membuat inovasi, tidak hanya ikan mentah saja yang yang menjadi toppingnya, ada udang tepung, ada suiran daging bumbu semur dlsb. Juga bagi yang suka sayuran, disediakan topping salad, seperti irisan bawang bombay, alpukat dan mentimun. Tentu saja menimbulkan pro dan kontra bagi orang Jepang. Tetapi tidak bisa dipungkiri, inovasi yang seperti ini yang mempunyai andil besar sushi menjadi mendunia.

Sumber utama tulisan Dananjaya, James. 1997. Folklor Jepang. Jakarta: Grafiti hal 358-261/ Shokumatsu, Tommy. 1981. Eigo de shokai suru Nippon. Tokyo: The Japan Times

Sumber gambar:www.shokokai.or.jp (gambar paling atas), store.shopping.yahoo.co.jp (押し寿司), www.kamonavi.jp (祭り寿司), http://ja.wikipedia.org (Restoran sushi tradisional, 回転寿司), www.su-si.net (握り寿司), erecipe.woman.excite.co.jp (巻き寿司、手巻き寿司), kitchennote.jp (いなり寿司), allabout.co.jp (Hina Sushi), www.nissui.co.jp (巻き寿司)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s