Rasa Syukurku Setelah Berselingkuh

Kalimat ini keluar dari bibir seorang wanita tengah baya, setelah merasa dirinya telah berselingkuh. Lhoo,…aneh rasanya ya?? Kok malah bersyukur??

Beberapa orang memaknai kata selingkuh dengan berbagai pendapat.Kata si A, “Kalau cuman saling melirik itu mah bukan selingkuh”.Kata si B, “Itu sama sekali bukan perselingkuhan, kalau udah keinget terus, sampai-sampai kebawa waktu BAB itu baru namanya selingkuh”.Kata si C, “Yah…kalau itu sih namanya ‘kesengsem’, lha kalau kesengsem itu dilanjut ama kopi darat, saling berpegangan tangan, itu jelas selingkuh. Kata si D “Waaah…kalau nurut aku nih ya,…kalau pun sudah tidur bareng sampai melakukan berkali-kali, tapi cuman untuk have fun, itu pun bukan selingkuh”. “Tapi,… kalau sudah membuat orang lain merasa tersakiti, dan merasa terkhianti, walau cuman melemparkan lirikan aja, itu baru yang namanya selingkuh.

Hehehe… begitu banyaknya orang memaknai dari sebuah kata yang berbunyi ‘selingkuh’ ini. Tapi apa pun istilahnya, sebagian orang yang merasa sudah berselingkuh dari kriteria yang mana pun (baca: tersadar), akan merasa bersyukur. Mengapa demikan?

Setelah tersadar, akan semakin keras kepikir, bahwa belum tentu si lawan selingkuh itu mau mengelus-elus perut buncit, membau iler sewaktu bangun tidur, menggandeng tangan yang lengannya ada gelambirnya, menjawil-jawil pantat yang tepos, meremas-remas payudara yang kendor, mengusap mata dan bibir yang keriput, mencium pipinya yang peyot.

Membaui iler setelah bangun tidur, membuncitnya perut, meneposnya pantat, menggelambirnya lengan, menggendornya payudara, dan mengeriputnya kulit, Yaa,…itu semua kenikmatan-kenikmatan yang kadarnya tidak sama antara pasangan yang satu dengan yang lain. Karena itu semua adalah, menikmati sesuatu yang sudah menjadi bagian dari keseharian hidupnya, dan itu semua nya berjalan seiring dengan menuanya usia sebuah perkawinan.

Terima kasih Ya Tuhan, Kau berikan aku kesempatan berpasangan dengan pasangan hidup yang bisa menyadarkan untuk tetap selalu bisa mengasah ketajaman menerima tanda-tanda akan berkahMu,..amiinn,….wanita tengah baya itu menutup doanya.
*merasa sangat bersyukur menjadi tempat curhat seorang sahabat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s