Lebih tersadar akan keberadaan-MU

Suatu hari sholat ashar di Mesjid Nabawi, lagi tidak ingin di dalamnya, jadi aku ambil tempat di pelatarannya. Dan lagi merenung seorang diri, karena tempat suami yang berbeda (dipisahkan antara jamaah laki-laki dan perempuan).

Saat itu, ada serombongan orang Afrika dengan aroma yang menyengat. Aroma itu baru aku rasakan pertama dalam seumur hiudupku. Aku bayangkan seperti aroma rumput ilalang liar yang terhampar lepas di savana Afrika (padahal aku belum pernah menginjakan kaki di afrika sekali pun), Ada sekitar 10~15 orang, segerombol orang itu begitu aja duduk ndeprok di depan hidungku.

Beberapa orang disebelahku kebetulan dari Indonesia juga, kalau dari ciri-ciri fisiknya mereka dari kelompok haji yang tidak biasa. Sebagian dari meraka langsung pindah agak menjauh masuk dalam bangunan masjid.

Ya Allah…. aku hanya tercekat dan melebur dalam kenikmatan yang Kau berikan. Aku bersyukur atas nikmatMu. Aku hanya berdiam dan membiarkan bau itu menjelajah syaraf-syarat pembauanku. Pusing, mual, berbagai ragam bau tercampur aduk. Yang bisa aku lakukan hanya menyadari bahwa Kau benar-benar ada, dan sekarang ini sedang memberi kesempatan padaku tuk menikmati bau-bau ini,…Ya Allah Kau masih beri aku menikmati segala bau yang kau ciptakan dalam alam ini.

Sebetulnya tidak hanya bau, semua bentuk manusia yang merupakan bagian dari alam ini ciptaanNya ini bermunculan nampak seperti di alam mimpi. Selama hampir 20 hari ini aku melihat berbagai bentuk tubuh dan wana kulit, betul-betul menyadarkan aku akan keberadaanMu, Subhana Allah yang Maha Pencipta.

Ada suku Afrika yang semakin wajahnya digurat dengan benda tajam, semakin cantik terlihat, Ada yang kulit hitam legam dengan kerudung yang hitam pula, kalau dia diam tidak tersenyum yang terlihat hanya putihnya bola mata aja. Dan ada banyak lagi yang aneh-aneh dan semua itu adalah ciptaanMu.

Semakin bertemu dengan banyak orang, semakin juga banyak bertemu dengan tingkah laku yang beraneka ragam juga. banyak salam yang mereka perlihatkan, mulai saling memeluk, saling cium kening, saling mencium ujung tangan, sampai saling mencium ujung bibir. Yang menjadi salam dan komunikasi universal selain senyum, adalah saling menepuk pundak jika salah satunya menyadari berbuat salah atau mengelus-ngelus punggung tangan jika ingin menghibur atau meringankan beban. Dan aku menikmati pengamatanku ini.

Sehingga tak henti-hentinya ku berucap: Ya Allah yang maha pencipta misteri dan pembuka pintu rahasia. Kuatkan dan ikhlaskan sekeliling orang-orang yang telah Kau bukakan rahasianya. Ya Allah yang maha pemberi dan maha penyetop segalanya. Kau maha pemberi kebahagian dengan segala atibutnya (termasuk kepandaian, panjang umur, kesehatan dlsb). Kuatkan dan ikhlaskan ya Allah jika Kau sudah menyetopnya segalanya itu. Dan Ya Allah yang maha pemberi ijin. Ijinkan ya Allah bagi mereka yang sudah berusaha: tuk lulus studi, ijinkan bagi mereka yang sudah berusaha mencari pasangan hidupnya tuk segera perpasangan,dan ijinkan dan segerakannlah mereka yang sudah berusaha menyiapkan lahir batin tuk segera mengunjungi rumahMu dlsb.

Sekali lagi jadi tersadar,…..manusia meminta segala sesuatunya, padahal Allah tanpa dipaksa pun sudah melipatkan segala nikmat.

di posting setelah tiga bulan berlalu dari kepulangan mengunjungi rumahMU 2013 01 19

2 thoughts on “Lebih tersadar akan keberadaan-MU

  1. MS says:

    yaa Allah demi dzat mu yg maha Agung engkau lebih menyukai hambamu yg meminta dg doanya kpd mu, sesuai sabdamu berdoalah kpdku pasti aku kabulkan, engkau yg lebih tahu mana yg terbaik buat hambamu, kalau belum kau kabulkan pasti kau yaa Allah yg lebih tahu rahasia hambamu dan kau ganti nikmatmu yg lain, jadikan aku hambamu yg pandai bersyukur dan ikhlas menerima ketetapanmu hanya rahmat, berkah dan ridhamu yg kuharapkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s