Gallery

Burung kah? Patung kah?

Bertiga berjalan melintasi lapangan rumput permanen.

(*lapangan bukan ciptaan Tuhan, karena tak lekang melawan musim.

(*waktu musim dingin pun tetep hijau.

 

Satu orang nyeletuk “Tu burung apa patung sih?”

(*pahadal berada di habitatnya.

(*ada di kolam yang lebih terkesan rawa-rawa mini.

(*yang juga masih bikinan manusia.

 

Sampai semenit dua menit tiga manusia ini pun masih terpaku mengamati.

Luar biasa burung yang tidak sebesar manusia ini

bisa menarik tiga manusia ini tuk menjauh dari dunia nyata.

Satu orang, dengan rasa penasaran besar keluar dari ketepakuannya.

Lari,… bahkan, meloncat,..terbang mendekati si burung,….

Ketiganya sempat terkecoh, karena dalam pikirnya,

si burung itu juga bikinan manusia.

 

Ternyata….

Si burung tetep si burung yang beridentitas sebagai makluk bikinan Allah,…

Begitu didekati,..mengepakkan sayap….

Ya Allah dia telah mengajari kami bagaimana cara bertahan,

DIAM mematung tuk merenung dan tetep SIGAP yang di pilihnya.

Tuk suvive,..dari kehidupan ini,..

Dari kehidupan yang semuanya semu,..

Yang semuanya hasil olahan manusia..

 

Atik Rusmiyati, Yanti Suyanti,…楽しい一日だった。。。

awal musim gugur 2012Sept26

(愛地球博記念公園‐愛知万博2005)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s