Gallery

Bukan `lungsuran`, tapi kesenioritasan

KKN,..oh KKN,….sungguh mengregetkan hati. KKN di beberapa Negara (termasuk juga Indonesia), siapa yang dikenalkan…, siapa yang mengenalkan… jelas hubungannya terlihat, tapi sebetulnya gak jelas sama sekali dalam prakteknya. Di Jepang praktek KKN marak juga. Tetapi, aturan yang berlaku berbalik dengan kondisi Indonesia. Jadi tidak akan ada istilah melungsurkan suatu jabatan untuk anaknya, adiknya, bahkan untuk istrinya.

Masyarakat Jepang dalam segala sudut dimensi kehidupannya, ungkapan 紹介していただけませんか shoukai shite itadakemasen ka? Mempunyai peran penting sekali. Ungkapan ini dipakai seseorang saat minta tolong untuk mengkoneksikan pada orang yang berkompeten dalam suatu hal. Panjang deretan pemberi rekomendasi, menandakan sampai seberapa jauh orang yang direkomendasi tersebut patut dipercaya.

Pengalaman mencari sekolah anak dan mencari arubaito (kerja sambilan), memaksaku untuk membandingkan praktek KKN antara Indonesia dan Jepang. Waktu mencari sekolah anak, saat baru pindahan dari Surabaya, peran profesor pembimbing besar sekali. Beliau mengenalkan dosen dari jurusan lain, dosen tersebut mempunyai teman seorang guru, guru tersebut mempunyai teman seorang wakil kepala sekolah. Dari situ mendapatkan informasi, bagaimana bisa berkonsultasi tuk masuk ke suatu sekolah.

Deretan orang yang mengkoneksi (baca: pemberi rekomendasi), semuanya tidak terikat dalam hubungan kekerabatan, tapi terikat pada koridor yang sama, yakni sesama teman seprofesi. Begitu juga pada saat mencari arubaito. Orang yang mengenalkan sebuah pekerjaan akan menjadi 先輩senpai, dan akan  bertanggung jawab penuh sebagai senior sampai kita bener-bener bisa beradaptasi dengan pekerjaan. Dengan begitu ada suatu ikatan moril diantara keduabelah pihak.

Penjagaan nama baik merupakan suatu taruhan yang luar biasa antara pemberi rekomendasi dan yang diberi rekomendasi. Secara sengaja atau pun tidak, kesalahan yang mengakibatkan pecorengan nama baik, apapun bentuk pemakluman tidak akan berlaku. Sempat terbesit dalam benakku, kekakuan dalam hubungan kemanusiaan masyarakat Jepang, dalam  hal ini membawa suatu kebaikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s