Gallery

Pagiku hari ini terselamatkan si lampu merah

Pagiku hari ini terselamatkan si lampu merah.

Karena bis yang akan aku naiki dari arah lain ini, terkena lampu merah, aku jadi punya waktu semenit tuk ngebutkan sepeda dan memarkirnya di sebelah halte. Kalau tidak,….walah-walah,….bisa amburadul schedule hari ini. Begitu satu tertunda, kegiatan lain yang harus diselesaikan jadi ikut tertunda, apalagi musim dingin kayak gini,..no way….!!! kalau harus pulang larut dalam keadaan dingin, akibat ke-lelet-an yang semenit itu.

Satu menit terasa beratinya bagi aku,.. dan tersadarnya begitu nyampe di halte bis. Bis yang harus naiki begitu aja berlalu di depan mataku, tanpa miliki rasa dosa. Huuhhh,…lagi-lagi aku cuman mengurut dada, marah pun tak guna, karena aku harus putar haluan tuk cari jalan tuk bisa tepat waktu sesuai jam janjian. Untung-untungan kalau bisa dijangkau ama kendaraan lain, dalam arti beaya dan waktu yang tak beda jauh. lha ada kalanya hal tersebut ga mungkin. Kita cuman punya dua pilihan, harus ngeluarkan si Yen-i dalam jumlah lebih besar, atau hilanglah kepercayaan seseorang pada kita.

Ooalahh,…Itulah Jepang,….sistem dalam keseharian mereka telah mengajariku dan memaksaku tuk menghargai waktu. Jadi inget bagaimana Allah sebetulnya dalam setiap napas, kita dipaksa tuk terus hargai waktu yang udah diberikan Allah tuk kita,…Tapi, terkadang, 5 menit luangkan waktu tuk sembahyang aja abotnya setengah mati bokong ini diangkat dari kursi kalau udah ngadep si kompi ini…..

Padahal kalau jatah waktu hidup kita udah habis, ….kayaknya penyesalan dah ga berlaku ya,…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s