Gallery

3 cerita tentang lafal ‘e’

Cerita 1 setting: di restoran sushi

“Tuti san, anda bisa makan muntah?” Tanya pak Aoyama, orang Jepang yang fasih banget berbahasa Indonesia.

Muntah????”

“Ya,…orang Indonesia tidak makan ikan muntah kan?”

Oooalaaa,..setelah beberapa saat, aku baru mudeng,..ternyata yang dimaksud itu ‘mentah’, karena lidah mereka tuk ucapkan ‘e’ seperti halnya lafal ‘keluarga’ (*bukan kata ‘meja’), terdengar mengarah ke bunyi ‘u’.

Sushi dan Sashimi memang dari ikan mentah, menu favorit mereka. Dan memang kenyataanya sangat enak, bikin ketagihan, cuman harganya itu kadang bikin dompet kempes. Tapi kalau mengucapkannya dengan lafal yang sama dengan ‘muntah’ ya bisa-bisa ilang tu selera orang yang mau makan.

Cerita 2

“Tuti san, kita bertamu di stasiun Akaike jam 5 sore ya…” kata pak Okamoto

“haaaahhh…???”

Ternyata,…yang dimaksud adalah ‘bertemu’,….Satu lagi tertemukan, lidah mereka tuk ucapkan ‘e’ seperti halnya lafal ‘keluarga’, tidak hanya mengarah ke bunyi ‘u’, tapi juga ke bunyi ‘a’

Sering banget kita janjian ketemuan di tempat-tempat umum kayak misalnya stasiun. Mereka biasa menyebutnya dengan 待ち合わせ machi awase. Lha kalau udah janjian kayak gini, selisih 2 menit aja bikin stress orang yang udah nunggu lebih awal dari kita. Masalahnya janjian ketemuannya ga di suatu rumah sih. Maklumlah,…karena memang tranportasi itu mahalnya selangit, jadi janjian model kayak gini paling efektif. Nge-date alias pacaran pun sama,…janjiannya di tengah jalan. Ngirit juga sih,…tapi ya rada gimana gitu bagi yang ada di posisi cewek….jadi gak ada istilah cowok ngapel di rumah ceweknya.

Cerita 3

“Tuti san, aku punya banyak taman Jawa lho” kata bu Sakuta

“Taman, teman, atau tuman,…yang anda maksud?” tanyaku, kali ini udah mulai dong dengan lafal ‘e’ lidah Jepang

“Iya,…taman orang Jawa” sahutnya

“Paijo itu dari Jawa kan?” imbuhnya

Ooo,…ternyata,…ternyata….yang susah itu lafal Bahasa Indonesia atau permasalahannya pada lidah mereka ya.

Kalau udah masalah Lidah,…semua lafal kata kata Bahasa Indonesia yang mengandung ‘r’ pastilah jadi guyonan. Lidah mereka susah banget tuk bisa muter ucapkan kosakata Bahasa Indonnesia yang ada huruf ‘r’ nya ini.

Misal kata ‘belajar’, pasti mereka ngakak begitu aku sebagai gurunya ucapkan kata itu. Karena yang tertangkap di telinga mereka pasti ブラジャー ‘buraja’ yang berarti ‘Bra/ BH’ (underwear cewek)………..nah lhoooo,….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s