Gallery

Pertokoan Kuno di selimpitan hutan beton Metropolitan Tokyo

東京都世田谷区 松陰神社通り商店街

商店街は”大きな家族”
Ini adalah gambaran sebuah pertokoan kuno yang ada di selimpitan hutan beton metopolitan Tokyo.
Tempat seperti ini menjadi fenomena unik di era modern Jepang yang terkesan mengarah ke dehumanisme. Mereka mengistilahkan dengan “pertokoan yang penuh kekeluargaan”.

Apa konsep yang mendasarinya, kita simak berikut ini,

POINT1 イメージ

ママのお買いものをお手伝い? Si kecil bantu mama belanja ya,…Pada saat bapak penjual itu melayani si ibu, tidak lupa menyapa si kecil yang juga lagi asyik perhatikan etalase. Sepanjang jalan hanya ada pejalan kaki dan pengendara sepeda saja yang boleh melintasi jalan itu,…si anak tak hanya membantu ibu belanja, tapi juga bermain.

「静かな雰囲気だし、お店の人もよくしてくれる。安心して子どもと買い物に行けますね」。こう言って微笑むのは、3歳になる長男と商店街で買い物をしてい た平野さん(仮名)。毎日商店街を歩いていれば、お店の人は子どもの顔をきちんと覚えてくれる。もちろん成長の軌跡も性格も把握済み。面倒を見てくれた り、子どもがちょっとグズッたら優しく声をかけてあやしてくれることも。子ども連れでも気兼ねなく買い物できるのは、商店街の魅力だ。

 

Jam-jam belanja yang rame biasanya menjelang jam 3 sore,…beda ya ama tempat kita. Subuh udah heboh dan pak sayur yang hampiri rumah kita, dari sisi ni aku perasakan praktisnya hidup di negara sendiri…:)

POINT2 イメージ

子ども一人でも安心, Para tokoh masyarakatnya, mengkondisikan agar anak-anak yang sedang melintasi sepanjang jalan pertokoan itu merasa aman dan nyaman. Dengan begitu, si ibu yang melepas anak-anak tuk bermain dan membantu belanja merasa merasa tenang. Mereka berusaha menyapa walau sekedar ucapkan こんにちは。

“子ども1人だけのおつかい”は、「迷子にならないか」「ちゃんと買い物できるか」など、親からすれば不安で心配でたまらないもの。その点、人情味豊かな 商店街ならば、街ぐるみで子どもを見守ってくれるから安心だ。「小さな子どもが1人で頑張って買い物に来たら、なんだかうれしくなっちゃう。だから声をか けちゃうんだ」と、八百屋の主人が話すように、お店の人から道行く人までみんなが声をかけてくれる。これが、”子ども1人でも安心”のワケだ。

 

Memang kalau berhadapan ama para ojisan-obasan, dan anak-anak,…kita seperti ada di negara kita sendiri. Mereka mau menyapa dan disapa,. Sangat beda dengan para remaja dan orang-orang yang baru aja merasa terjun jadi anggota masyarakat. Mereka  terlihat dingin dan cuek. atau mungkin juga karena dikejar atau dipressure oleh keadaan yang terus bekerja dan bekerja, sehingga hati juga menjadi kering.

お店の前で赤ちゃんを抱いて夕涼みをしている奥さんが、通りすがりの親子連れに話しかける。「おいくつですか?」「まだ生まれたばかりなんですよ」。会話 が弾み、距離が縮まる。大人も子どもも、みんな自然と交流が深まっていく。困ったときに助け合える仲間が増えるのは心強いこと。そして、いろんな人との交 流のなかで子どもの感性も磨かれてゆく。薄くなりつつある近所づきあいも、下町の商店街にはまだまだ残っているのだ。

POINT3 イメージ

子どもにも一緒に交流, saling bertegur sapa. Dengan begitu si kecil yang ada di gendongan ibunya mulai bersosialisasi sejak dini dengan lingkungan sekitar.

Itu si bayi terus di pegang ama ibunya,…karena memang baby sitter atau pembantu rumah tangga tidak ada. Tenaga manusia sangat mahal sekali. Jadi kalau aku cerita, walaupun udah melewatkan beberapa waktu di sini, aku tetep “merasa punya pembantu”, mereka heran bin bingung. Karena memang kami sekeluarga sengaja tidak memutus tali silaturahmi,

子どもと一緒の買い物では、重いものを持つのはちょっと骨が折れる。そんな時は、当日中に家まで配達してくれるサービスがありがたい。スーパーの配送サー ビスと違うのは、お店の店主が直接配達してくれること。客の事情に応じて臨機応変に対応してくれるし、伝票書きの面倒な手間もナシ。これもお互いの距離が 近い商店街ならでは。

POINT4 イメージ

「今日の夜、家まで持ってきて!」 Si mas ini siap 出前 / deliveriykemana aja, Jasa ini bertujuan juga untuk memperat hubungan dengan anggota se isi rumah si pemesan.

Kalau ini mah kayaknya ga jauh beda ama tempat kita ya,….

Sumber: http://jj.jp.msn.com/edit/msn/kyotsu/shoutengai/index.html

One thought on “Pertokoan Kuno di selimpitan hutan beton Metropolitan Tokyo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s