Gallery

Bagaimana jelaskan “ridho-Nya” pada orang-orang yang bangga akan statusnya (status: tak beragama)

“Inginkan ridho-Nya”, berupa apa? Seperti apa? Ridho itu apa?

Aku sering di jatuhi Pertanyaan orang-orang Jepang yang seperti ini.

Mereka tak mengenal Qur`an, dan ogah juga untuk mengenal Al-Quran, yang mereka butuhkan adalah sebuah jawaban yang bisa dilogika.

Aku coba bikin sebuah summary hasil diskusi dengan teman, tentang mengharapkan ridho-Nya dalam kehidupan keluarga sehari-hari.

– Kalau Allah ridho pada kita, kita akan curahkan segenap kasih sayang, kita akan berusaha membangun kehidupan rumah tangga yang baik.

– Karena kita selalu berusaha, otomatis jalan kita jauh dari sebuah jalan yang tidak baik.

– Kalau pun toh kita bikin kesalahan tanpa sengaja, kita akan dapatkan maaf tulus dari orang-orang sekeliling kita,  karena kita sudah berusaha dan ikhlas melakukannya.

– Dengan begitu akan ada saling maaf dan tercipta interaksi antar manusia yang indah.

– Dan siklus itu akan berputar lagi pada Sang Pencipta, karena kita bersyukur atas nikmat yang telah Dia berikan.

Sampai di sini, mereka akan bisa menerima dengan logika mereka,…kecuali pada bagian “karena kita bersyukur atas nikmat yang telah Dia berikan”, kita coba terangkan sampai jungkir jempalik pun, mereka gak akan paham,…karena sampai dunia berakhir pun, tak akan percaya adanya Tuhan

Diskusi ini intinya, semua kebaikan akan tampak, karena niatan kita,…dan tentu saja atas seijin-Nya.

Pengalaman seperti ini, kejatuhan pertanyaan dan menjelaskan sampai mereka paham adalah pengalaman yang sangat berharga bagi kami yang sekarang ini hidup jauh dari tanah air dan hidup di antara orang-orang yang mengaku tak miliki agama.

Menjelaskan pd orang non muslim, apalagi pada mereka yang mengaku bangga pada status tak beragama ini, gampang-gampang susah. Karena mereka selalu menganggap, agama adalah biang dari rusaknya perdamaian dunia.

Jadi, jika kita keliru sedikit aja pada waktu menjelaskannya, bisa jadi mereka akan berpaling mencibirkan dan merendahkan agama kita. Dan parahnya banyak orang yang tak menyadari,…kenapa orang diluar Islam bisa merendahkan Islam itu, dikarenakan perilaku umat Islam itu sendiri.

Padahal kita hanya ingin memberikan sebuah pengetahuan, bahwa Islam adalah agama yang Indah, yang damai….

by Paras Tuti on Friday, August 12, 2011 at 5:22pm *My Note FB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s