Katakana「ル」&「ハ」Pada Bagian Bawah「目」

Kanji Ini adalah 目「め」 (arti: mata), perhatikan gambar di atas, bentuk kanji ini bermula dari bentuk mata. Jika kanji ini 目 + ハ (huruf Katakana, yang berbunyi ‘ha’), memiliki arti kerang. 貝「かい」 (arti: kerang). Masuk akal juga ya, coba perhatikan bentuk kerang yang sudah terbelah, dia bersimetris dengan belahannya, seperti bentuk huruf Katakana ハ’ha’. Kerang … Continue reading Katakana「ル」&「ハ」Pada Bagian Bawah「目」

Advertisements

“ご馳走さまでした ‘gochisousama deshita’, Terimakasih jamuannya”

  GoChisouSamaDeshita ご馳走さまでした dalam Bahasa Jepang ini diucapkan begitu selesai makan. Dan yang mendengar atau si tuan rumah akan ganti membalas dengan ungkapan demikian お相末さま osoumatsusama, bisa diteruskan dengan お口に合いましたでしょうか okuchi ni aimashita deshou ka? atau いいえ、どういたしまして iie, douitashimashite。 Ucapan ini mewakili rasa terimakasih dalam etika makan dalam budaya Jepang. Pada awalnya ucapan ini ditujukan … Continue reading “ご馳走さまでした ‘gochisousama deshita’, Terimakasih jamuannya”

Bagaimana Caraku Berdoa

Tuhan, Beri kami ketajaman Tuk merasakan tanda tanda doa kami berterima Saat kumandangkan asma Tuhan, Tuntun kami dalam kesadaran Tuk merasakan sinyal sinyal doa kami terhantar Saat hati ini bergetar Tuhan, Ajari kami membentuk kekuatan Tuk tak henti merindu akan hadir MU Saat menganyam bulir bulir rindu Tuhan, Terangi hati ini dalam kelembutan Tuk terus … Continue reading Bagaimana Caraku Berdoa

CLBK

Ini obrolan obrolan teman lama yang keluar di beberapa grup sosmed semalem. Berbagai pengakuan-pengakuan yang selama ini terpendam menguar begitu saja dalam balutan guyonan-guyonan santai menyegarkan. Ya,..terpendam hampir mendekati sepertiga abad. Hehe,…kadang memang perlu Cerita-cerita Lama Belum Kelar (CLBK) ini dijadikan suatu selingan hidup kita yang secara tak sadar telah menciptakan dunia sendiri yang terkadang … Continue reading CLBK

Kewajiban senyum dan Keharusan Senyum Bagi Orang Jepang dan Orang Indonesia

Sekilas dua kata ini, kata 'wajib' dan ' harus', bisa dikatakan sama arti, tetapi bisa juga dikatakan beda pada nuansa bahasanya, dikarenakan konteks yang beda. Coba buka KBBI. Kosa kata ‘wajib’, artinya: mempunyai kewajiban; bertanggung jawab; mempunyai tanggung jawab. Kosa kata ‘harus’, miliki arti sesuatu yang harus dilakukan atau yang mesti terjadi.Kalau kedua kata tersebut digabung dengan kata … Continue reading Kewajiban senyum dan Keharusan Senyum Bagi Orang Jepang dan Orang Indonesia

Siapa Bilang, Indonesia tidak Lebih Maju dari Jepang

Pembaca yang budiman, maaf kalau terkecoh dengan judul. Ini hanya uneg-uneg penulis sehubungan dengan fasilitas akses internet selama hidup sementara di Jepang. Sekali lagi, tulisan ini juga atas dasar pengalaman seorang yang sudah tidak muda lagi, tetapi masih ngeyel untuk bisa studi di Negara orang lain.Baru saja salah satu stasiun TV menayangkan acara, pengambilan angket … Continue reading Siapa Bilang, Indonesia tidak Lebih Maju dari Jepang

Semakin Tinggi Usia, Semakin Bergelora

“Kami adalah sekelompok manusia penuh semangat yang tak pernah mengenal kata TUA” 「老い知らない元気もの」baca: Oi shiranai genki mono. Ini adalah cuplikan bait terakhir dari lagu mars sebuah komunitas di sebuah kota kecil di Jepang Tengah. Belajar tak mengenal usia. Usia tinggi, bukanlah hambatan. Pembelajaran sepanjang usia. Kata-kata itu rasanya sudah ratusan kali bertebaran di kepala penulis. … Continue reading Semakin Tinggi Usia, Semakin Bergelora

Cara Takeshi san Menghormati Orang Puasa, “Tidak Banana, Kopi saja”

“Saya tidak mau makan banana dan kue ini, kopi saja, karena saya mau hormati puasa Tuti san dan teman-teman semua” Ujar Takeshi san begitu saya menyuguhi cemilan, banana buah kesukaannya dan secangkir kopi. “Haaa?” Sontak kami tergangga “Baiklah pak Takeshi, silakan dinikmati kopinya” Saya mempersilakannya sembari masih menggantungkan pertanyaan di kepala ini. Itulah sebuah ilustrasi … Continue reading Cara Takeshi san Menghormati Orang Puasa, “Tidak Banana, Kopi saja”

Kita Adalah Kepompong Itu

ika dalam keadaan tiada patut didekatiDalam balutan merongga yang membosankanMasih ada juga orang yang lempar sapaanMasih ada juga yang mau hampiriSaat itulah inner kita terpancarHingga mampu menarik perhatianSejatinya manusia akan merasa nyamanSaat terengkuh dalam rongga kepompongMemori serasa berputar saat masih dalam rahim ibuTapi, suatu realitaKepompong terus dituntut persiapkan diriBila saat tiba keluar dari pertapaannyaUntuk dipandang … Continue reading Kita Adalah Kepompong Itu

Filosofi Hidup a-la Ikebana

Apa itu 生け花Ikebana? Ikebana adalah rangkaian bunga a-la Jepang. Banyak aliran dalam Ikebana, mulai dari yang kuno, seperti aliran 草月sougetsu atau yang lebih modern, yaitu aliran 小原ohara. Karena pada dasarnya perempuan, saya pun suka banget bunga. Dulu, 23 tahun lalu, sempat kursus aliran小原ohara, waktu tinggal di Sapporo. Tapi ya begitu, hanya kepengen tahu saja. Pada waktu itu sempat terkejut juga, … Continue reading Filosofi Hidup a-la Ikebana

Kepompong

Kita itulah kepompong itu Jika dalam keadaan "ga patut didekati" masih berupa kepompong itu Masih ada orang yang bersedia "menyapa", pada kepompong itu Berarti saat itu yang terpancar adalah "inner" kita Sehingga mampu menarik perhatian orang lain Sekecil apapun sapaan itu pada kita. Dan sebetulnya manusia akan merasa "nyaman" Saat terengkuh dalam kepompong itu Seperti … Continue reading Kepompong

pada Mawar

Pada Mawar yang tidak pernah punya duriSejatinya bukan mawar biasaTerselubungi nuansa harum alami---Cacat fisik hanya sebatas selaput mataPada mawar yang belum pernah punya duriLahir kelopak indah pada batang berkuncupMenunggu tidak perlu berbatas---Kesabaran yang terbatas, tercipta atas egonyaPada mawar yang tidak cukup punya duriTersadar masih diperlukan beberapa musim lagiMasih harus terjaga untuk tetap sadar diri---Harapan teriring Logika berbanding searah dengan Harapan teriring … Continue reading pada Mawar

Jendela Bukan Pintu

  Jendela toh sama dengan pintuTempat keluar masukTapi jendela tetap jendelaDan pintu tetap pintuMelongokMengintipMasukkan sebagian badanBesar kecilnya tergantung pemilikItulah si jendelaPintu?Gak perlu sedikit sedikitGak perlu ragu-raguGelundungkan aja seluruh badanSi pintu siap terimaDia punya rangka sebesar tubuh manusia Karena ituBuka pintu hati: Untuk pasangan hidupSemua perlu blak-blakanTapi kalau pasangan belum juga tahuBukan salah pemilik pintu hatiKarena pada dasarnya Pintu … Continue reading Jendela Bukan Pintu

Perlu dan Telur Bikin Kacau Orang Jepang

Memakai buku cerita dongeng sebagai bahan ajar (dok.pri) "Telur" dan "Perlu". Dua kata ini memang menjadi pengapesan bagi orang Jepang yang sedang belajar Bahasa Indonesia. Misal, kalau  diadakan tes dikte kosa kata, jelas akan banyak variasi jawabannya. Ada yang tulisPELRU, PERRU, PELLU untuk kata “Perlu”. Dan TERUR, TERUL, TELUL untuk kata “Telur”.Nah loo, kadang kepikir juga sih, yang susah itu … Continue reading Perlu dan Telur Bikin Kacau Orang Jepang

Hitam Putihnya Hati

HATI itu bisa hitamKalau kita mau menghitamkannyaCaranya mudah banget, hanya dengan satu guyuran,… byuuuuurr,…Hitam sudah meraja lela dengan sendirinyaHATI juga bisa memutihBagaimana caranya?Keluarkan energi ekstraTuk hapus noda hitam sedikit demi sedikitCairan HITAM di HATI, sebelum diguyurkan itu encer, tapi pekatDan cairan HITAM yang terlanjur diguyurkan ke HATI itu, lengket bangetKarena itu, pikir-pikir dulu beribu kali … Continue reading Hitam Putihnya Hati